SS-2 buatan PINDAD kalahkan AK dan M16

Ss2

Sejarah kejuangan tentara Indonesia memang berbeda dengan beberapa Negara tetanga. Tercatat dengan tinta emas bagaimana ribuan arek suroboyo bersama tentara, berkorban meregang nyawa dalam peristiwa sepuluh November.

Hal
tersebut secara psikologis menjadi kebanggan tersendiri bagi TNI.
Tengok saja negara tetangga di Asia Tenggara. Hampir semuanya tidak
mempunyai latar belakang merebut kemerdekaan dengan kemampuan diri
sendiri. “yang pasti kami mempunyai tradisi sebagai tentara pejuang
yang terlatih dan profesional di bidang pertahanan negara, itu yang membuat kita bangga di hadapan Negara lain,” kata Kadispenum Puspen TNI Kolonel CAJ Yani Basuki, Rabu (31/1).

Namun
demikian, kata Kadispenum, kebanggaan secara psikologis tersebut harus
diimbangi dengan profesionalitas dan kesejahteraan dari anggota TNI.
“Saat ini kami merasa standar kemampuan TNI telah cukup, walaupun
banyak sisi yang masih dirasa kurang,” katanya.

Sementara
itu yang membanggakan PT. Industri Angkatan Darat (Pindad) siap
melakukan inovasi di bidang persenjataan dan komitmennya memberikan
yang terbaik bagi TNI dan Polri. “SS-2 (Senapan Serbu-2) buatan Pindad
beberapa kali menang dalam ajang pertandingan Internasional. Yang
terakhir di Brunei Darussalam,” kata Kadispenum.

Sebelumnya
di Brunei Darussalam anggota TNI yang memakai SS2-V4 berhasil
mengalahkan angkatan bersenjata Brunei, Thailand, Singapura, Malaysia,
Filipina dan Negara ASEAN lainnya yang memakai senapan serbu jenis M16
buatan USA dan AK buatan Rusia.

Senada
dengan hal itu, direktur PT. Pindad Budi Santoso mengatakan bahwa SS-2
adalah senapan serbu produk terbaru PT. Pindad yang menggantikan SS-1.”
Senapan ini mampu memuntahkan 760 peluru per menit menggunakan kaliber
5.56 mm x 45 dengan komponen seutuhnya asli produk PT. Pindad, S Irianto
juga menuturkan keunggulan lain senapan  SS2-V4.
“ senapan ini dilengkapai alat bidik sistem teleskop opsional. Jarak
efektif tembakannya cukup jauh, yaitu 600 meter, dengan jarak capai
tiga kilometer,” katanya. Keunggulan lain SS2-V4 tahan terhadap cuaca
dan karat. Rencananya Pindad mematok harga di bawah USS 500 untuk
ekspor.

Source:
http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&id=113012006113228



8 Responses to “SS-2 buatan PINDAD kalahkan AK dan M16”

  1. maju indonesia

  2. Kok PT DI?
    PT Pindad bro itu yang buat hehe….kalo PT DI produke lebih banyak ke pesawat udara

  3. aku bangga lihat prestasi yang di raih putra bangsa ini.
    tetap semangat…
    tetap NKRI.

  4. seharusnya kita jangan puas sampai ini saja… kita harus bisa kembangkan senjata yang benar benar tidak memiliki hubungan dengan senjata buatan negara lain. selama ini.. SS1 dasarnya adalah AK-47 dan M-16. cobalahh.. kembangkan senjata yang benar benar asli karakteristik bangsa ini. TAPI SEBELUMNYA, BRAVO PUNDAD! GO TNI….!

  5. ngapain riset pusingg2 mulai dari nol,comot dan jiplak smua teknologi asssault rifle terbaik dunia,bravo pindad bkn pundad

  6. gini ini pemikiran yang kurang tepat, walaupun ga dimulai dari nol, riset pun juga kesinambungan pemahaman yang diriset, tidak asal comot dan jiplak

  7. Kalo cuma copy paste sih itu keahlian malingsial. kita sudah jauh lebih unggul dalam teknologi rifle. SS-1 dasarnya dari FNC belgia. SS-2 yg lebih canggih murni made in Indonesia. tinggal ditingkatkan ke senjata yang lebih berat

  8. pake bikinanan bangsa sendiri dan percaya diri, kesempurnaan pasti mengikuti. AYO INDONESIA.

Leave a Reply